Posted on

Javier Zanetti Berharap Messi Bergabung Dengan Milan

Javier Zanetti Berharap Messi Bergabung Dengan Milan

 

Javier Zanetti Berharap Messi Bergabung Dengan Milan

 

Eks pemain dari klub Inter Milan, Javier Zanetti, memberikan komentarnya tentang kabar dari rencana mantan klubnya untuk memboyong salah satu bintang Barcelona, yakni Lionel Messi. Eks kapten dari klub berjuluk La Beneamata itu berharap kabar tersebut benar – benar bisa terwujud di waktu yang akan datang.

Seperti yang sudah diketahui, rumor mengenai rencana Inter Milan untuk memboyong Messi tersebut pertama kali muncul setelah Presiden peraih treble winners musim 2009 – 2010 itu, yakni Erick Thohir, mengungkapkannya beberapa waktu lalu. Bahkan, konglomerat yang berasal dari Indonesia itu mengaku kans Inter Milan memboyong Messi terbuka lebar.

Melihat kondisi itu lantas mendapatkan respons positif dari Javier Zanetti beberapa saat lalu. Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Presiden Inter itu sangat mendukung rencana pemboyongan Messi ke Stadio Giuseppe Meaza tersebut.

“Saya selalu berharap pemain sekelas Lionel Messi bersedia datang dan bermain untuk Inter Milan suatu saat nanti. Apabila hal itu benar-benar terwujud, maka akan jadi momen indah untuk klub ini,” jelas Zanetti, seperti dikutip dari Gazzetta dello Sport, Jumat (25/12/2015).

Meskipun begitu, Javier Zanetti mengaku tak ingin terlalu berharap rencana tersebut benar – benar terjadi. Sebab, Messi sendiri saat ini sangat bahagia bersama Barcelona dan tak memiliki rencana pergi dari Estadio Camp Nou di masa depan.

“Tapi ia sangat bahagia di Barcelona. Dengan segala hal yang sudah ia menangkan, ia tak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun. Kita hanya harus menikmatinya dan mengerti dia adalah aset terhebat untuk olahraga ini,” tuntas pria berusia 42 tahun tersebut.

Posted on

Dani Alves Mendukung Neymar Dihukum

Dani Alves Mendukung Neymar Dihukum

Dani Alves Mendukung Neymar DihukumPemain sayap Team Nasional Brasil yaitu Daniel Alves memberikan nasihatnya kepada Neymar da Silva Santos Junior. Daniel Alves pemain yang telah berusia 32 tahun tersebut menyarankan kepada Neymar untuk dapat belajar dari kesalahan dan tidak mengulanggi hal itu di lain kesempatan.

Seperti yang telah diketahui perjalanan Neymar bersama skuad Team Nasional Brasil memang sudah dapat dipastikan telah selesai. Perihal tersebut menyusul lantaran penyerang Barcelona itu menunjukkan sikap kontroversial ketika Brasil berhadapan dengan Kolombia di ajang Copa America 2015 Cile beberapa waktu yang lalu.

Neymar yang sudah terbukti bersalah setelah coba menanduk pemain bertahan Kolombia yaitu Jeison Murillo setelah peluit panjang dibunyikan. Kondisi tersebut pun memaksa pengadil lapangan, Enrique Osses untuk mengacungkan kartu merah langsung kepada Neymar pemain yang telah berusia 23 tahun itu.

Hal tersebut memancing CONMEBOL untuk menjatuhkan hukuman larangan tampil bersama Team Nasional Brasil kepada Neymar sebanyak empat kali pertandingan. Melihat hal itu langsung saja mendapatkan tanggapan dari Daniel Alves setelah membawa Brasil memenangi duel melawan Venezuela pada Senin 22 Juni 2015 kemarin.

“Saya telah mengatakan kepada Neymar untuk tenang dan belajar dari semua ini sehingga dia tidak akan mengulang kesalahan yang telah melukai seluruh warga Brasil itu,” ucap Daniel Alves seperti yang telah dikutip dari Soccerway pada Selasa (23/6/2015).

“Memang hukuman yang dijatuhkan kepada Neymar sangatlah tidak adil untuk kami. Akan tetapi saya melihat ini juga dari sisi positif sebagai sarana pembentukan karakter Neymar agar lebih dewasa dan tidak kerap terpancing dengan provokasi lawan,” tutup Daniel Alves mantan pemain bertahan Sevilla itu.

Posted on

Laga Pramusim, Juventus Menantang Borussia Dortmund Serta Olympique Marseille

Laga Pramusim, Juventus Menantang Borussia Dortmund Serta Olympique Marseille

Laga Pramusim, Juventus Menantang Borussia Dortmund Serta Olympique Marseille

Juventus bakalan menghadapi Borussia Dortmund & Olympique Marseille dalam laga pramusim ini .

Juventus mengkonfirmasi berita bakalan melakoni laga pramusim kontra Borussia Dortmund & Olympique Marseille saat akhir bulan Juli yang akan datang.

Armada pasukan I Bianconeri mendapatkan jatah berlibur setelah selesai tampil menghadapi Barcelona dalam final Liga Champions akhir minggu lalu. Latihan pramusim dapat kembali digelar saat Selasa (16/Juni) yang akan datang.

“Massimiliano Allegri & para stafnya bakal kembali menyongsong para pemain yang tak tampil di arena internasional saat Kamis ini,” begitu pernyataan yang tercetus di website resmi Juventus.

“Mereka yang akan membela tim nasional dalam laga persahabatan, kualifikasi Euro & Copa Amerika diperkirakan kembali saat 20 Juli yang akan datang.”

“Para pendukung tak mesti harus menunggu lama untuk menonton I Bianconeri beraksi lagi di laga persahabatan perdana melawan Borussia Dortmund yang digelar di St. Gallen’s AFG Arena saat Sabtu nanti (25/July) di negara Swiss.”

“Tujuh hari kemudian, anak buah Massimiliano Allegri dapat bertandang ke selatan Prancis & menghadapi club Ligue 1 Marseille di Stade Velodrome,” tutup pernyataan tersebut.

Juventus menutup musim ini dengan torehan mengagumkan. Gianluigi Buffon & teman-teman memperoleh Scudetto & trofi Coppa Italia, tapi sayangnya dikalahkan Barcelona dalam perjalanan meraih treble winners saat partai final Liga Champions.

Posted on

Barcelona Jawara, Gerard Pique Lagi-Lagi Gunting Jaring Gawang.

Barcelona Jawara, Gerard Pique Lagi-Lagi Gunting Jaring Gawang.

Barcelona Jawara, Gerard Pique Lagi-Lagi Gunting Jaring Gawang.

Bek Handal Barca tersebut meneruskan adat potong jaring gawang setelah dipastikan mendapat trofi berikut lainnya dalam karier Bolanya.

Gerard Pique mempunyai caranya sendiri untuk merayakan kesuksesannya menjuarai Liga Champions musim ini. Dalam perihal ini, bek andalan Barcelona itu memutuskan buat memotong jaring gawang Olympiastadion sesudah menunjang Blaugrana dalam membekuk Juventus 3-1 di final, pekan(07/Juni) dini hari WIB.

Rutinitas Pique itu dimulai sejak 2010 silam usai mengantar Spanyol mendapatkan gelar Piala Dunia, & tetap berlanjut dengan beliau yang mencukur habis jaring gawang di Camp Nou usai menjuarai kontes Copa del Rey terhadap akhir minggu tempo hari & terakhir jaring gawang Olympiastadion yang jadi ‘korban’.

Dalam keterangannya , eks bek Manchester United ini mengaku mempunyai hobi menyenangkan buat mengoleksi apapun yang dapat dikoleksi. Terhadap Daily Mail sekian banyak saat dulu, beliau menyebutkan kebiasaannya itu didasari atas kecintaannya pada basket NBA.

“Saya cinta basket NBA & tradisinya dimulai dari sana. Aku memutuskan bahwa ini bakal jadi kenangan yang hebat dari Piala Dunia di Afrika Selatan buat memotong jaring gawang sesudah final & aku melakukannya mulai sejak saat itu,” ungkap Pique.

“Saya telah jadi kolektor barang-barang kenangan sepakbola – beberapa hal mulai dari jersey, sepatu, bola, trofi – & aku telah memenuhi rumah aku dengan lumayan banyak koleksi dalam sekian banyak tahun terakhir .”

Di final yang bertempat di Berlin ,Jerman. Barca memantapkan diri sebagai jawara berkat gol Ivan Rakitic, Luis Suarez & Neymar biarpun Alvaro Morata pernah menciptakan kedudukan jadi imbang 1-1 di awal babak ke-2.

Posted on

Menurut Luis Enrique Gaya Permainan Barcelona dan Juventus Serupa

Menurut Luis Enrique Gaya Permainan Barcelona dan Juventus Serupa

Menurut Luis Enrique Gaya Permainan Barcelona dan Juventus Serupa

Enrique terus meyakini pasukannya bakalan lebih superior dan mendominasi ketimbang Juventus dalam penguasaan bola terhadap pertandingan malam nanti.

Laga final Liga Champions antara Juventus & Barcelona, Sabtu ( 6/Juni ) tengah malam di Berlin, tidak sedikit digambarkan yang merupakan bentrokan dua pakem tenar : Bianconeri bersama permainan yang patuh aturan dan rapi khas Italia menghadapi skema offensif yang sudah mendarah daging dalam skuat Blaugrana.

Tapi, Luis Enrique sebagai entrenador El Barca justru memberikan pendapat bahwa gaya permainan ke -2 kubu sesungguhnya sangat serupa, walaupun dia terus meyakini pasukannya bakal lebih superior dan mendominasi dalam penguasaan bola saat pertandigan malam nanti.

“Ini pertandingan dimana kami bakal mempunyai penguasaan bola lebih banyak. Namun kami mesti waspada pada segala cakupan yang berkemungkinan menjadi masalah, dikarenakan mereka dapat mengusahakan permainan yang terbaik. Mereka mempunyai gaya yang serupa seperti kami,” kata Enrique dalam pertemuan pers.

“Mereka mempunyai pertahanan yang teramat sangat bagus, & seperti kami, mereka juga mengincar treble winners. Massimiliano Allegri sudah bekerja dengan baik dalam mengamankan double.”

“Saya pikir ini dapat jadi tontonan yang luar biasa, Juara Italia menghadapi Juara Spanyol. Kami sudah memenangi dua piala & sekarang ini kami ingin mengincar satu trofi tersisa lagi demi treble.”

Posted on

David Trezeguet Mohon Paul Pogba Supaya Tetap Di Juventus

David Trezeguet Mohon Paul Pogba Supaya Tetap Di Juventus

David Trezeguet Mohon Paul Pogba Supaya Tetap Di Juventus

Penyerang Juventus terdahulu ini memberikan saran kompatriotnya supaya tak tergoda penawaran pindah keluar dari Turin.

David Trezeguet memohon Paul Pogba supaya terus membantu di Juventus. mantan penyerang internasional Prancis itu memberikan pendapat, Pogba berpotensi jadi sosok pemain yang mendefinisikan akan suatu zaman keberhasilan Juventus seandainya dia konsisten setia berkostum hitam-putih.

Setelah berkembang jadi pemain kunci di Turin, Pogba santer diberitakan akan pindah dengan dana raksasa ke klub-klub tajir seperti Paris Saint-Germain, Real Madrid, sampai club yang akan jadi lawannya di final Liga Champions kepada Sabtu (6/6) akan datang, Barcelona.

Tetapi, Trezeguet amat sangat menginginkan kompatriotnya yang saat ini berumur 22 tahun untuk tak tergoda oleh penawaran berpindah ke club lain.

“Di usianya disaat ini, Paul Pogba sungguh memukau. Beliau ini miliki mutu teknis, kecepatan, & penempatan posisi yang bagus. Beliau telah mencapai level luar biasa & jadi pemain paling mutlak di club. Ia miliki kepercayaan diri & dihargai sohib setimnya,” papar Trezeguet terhadap RMC.

“Saya belum menghubunginya perihal dengan masa depannya di club. Kami termasuk saya & direksi Juventus tetap akan membiarkannya sendirian maka beliau sanggup konsentrasi menyembuhkan cedera. Sekarang, dirinya telah mencapai final Liga Champions. Segala pembicaraan bakal dilakukan sesudah laga itu.”

“Tetapi dirinya sadar bahwa beliau berada di club yang menghargainya, beliau berada di club papan atas dengan motivasi dan ambisi besar. Saran aku kepada dia supaya tetap teguh. Dirinya sanggup jadi pahlawan dan kenangan untuk club. Juventus bakal membangun tim bersama berpusat dari nya. Ia telah mengetahui gagasan ini,” tambahnya.

Posted on

Bagi Alexandre Lacazette Susah Tolak Penawaran Ke Real Madrid Ataupun Barcelona

Bagi Alexandre Lacazette Susah Tolak Penawaran Ke Real Madrid Ataupun Barcelona

Bagi Alexandre Lacazette Susah Tolak Penawaran Ke Real Madrid Ataupun Barcelona

Jikalau muncul penawaran dari duo raksasa Spanyol, topskor Ligue 1 2014/15 ini mengaku pasti tergoda menerimanya.

Bomber tajam Olympique Lyon Alexandre Lacazette mengaku tetap belum sanggup menentukan musim depannya. Tetapi, kalau ada penawaran kontrak dari Barcelona atau Real Madrid, beliau mengaku dapat menjadi dilema tersendiri jika harus menolaknya.

Pemain berumur 24 thn tersebut tampil luar biasa di sepanjang masa 2014/15 dengan torehan 27 gol maka menjadikannya yang merupakan topskor Ligue 1 Prancis & mengantar Lyon lolos ke Liga Champions periode depan. Penampilan impresifnya ini mengundang minat dari sekian banyak club seperti Liverpool, Arsenal, & Manchester City.

Lacazette sendiri cukup tenang menyikapi berita tersebut. “Aku belum menciptakan ketetapan pilihan. Aku masihlah mau berlibur & menyerahkan seluruh negosiasi kepada agent. Dikala ketetapan telah dibuat, aku mau semuanya berjalan serentak dan cepat,” papar Lacazette pada Le Parisien.

“Namun, bisa jadi susah untuk menyampaikan ‘tidak’ terhadap tawaran Barcelona atau Real Madrid. sekarang ini, situasinya bukan 50-50 apakah aku bakal bertolak atau bersi kukuh bertahan. Aku belum memikirkannya.”

“Saya mungkin bersi kukuh bertahan di Lyon & mengalami musim yang tidak baik, lalu tiba-tiba menjalani musim yang luar biasa.Ini seluruhnya tergantung destinasi aku. Kalau aku berangkat ke club yg mempunyai enam striker, sehingga situasinya dapat jadi berbeda dibandingkan waktu aku jadi striker pilihan yang mutlak,” tambahnya.

Posted on

PREVIEW La Liga Spanyol: Atletico Madrid – Barcelona

PREVIEW La Liga Spanyol: Atletico Madrid – Barcelona

PREVIEW La Liga Spanyol: Atletico Madrid - Barcelona

Kemenangan atas Atletico Marid di Vicente Caderon bakal mengantarkan Barcelona ketangga juara La Liga Spanyol, dalam bentrok Senin (18/5) dini hari WIB.

Duel besar tersaji di Vicente Calderon, manakala si empunya stadion, Atletico Madrid, diharuskan menjamu Barcelona, dalam lanjutan La Liga Spanyol jornada 37, Senin (18/5) dini hari WIB.

Laga ini bukan sekadar pertemuan antara dua raksasa La Liga, tapi juga menentukan gelar bagi Barca. Ya, jika Blaugrana sukses mencuri tiga poin dari Calderon, maka mereka dipastikan jadi kampiun kompetisi musim ini. Hal itu bisa jadi jadi keironisan bagi Atletico, lantaran musim lalu mereka memastikan gelar juara dengan menghadapi Barca di Camp Nou. Karenanya, Los Rojiblancos bakal berjuang maksimal, untuk mengindari kemungkinan tersebut.

Hal itu ditegaskan langsung oleh striker seniornya, Fernando Torres. “Saya harap Barcelona tidak memenangkan gelar juara di sini. Atletico menjadi juara tahun lalu di Nou Camp, dan takdir kini memungkinkan Barcelona memenangkan gelar di kandang kami,” tuturnya jelang laga.

Di sisi lain Atletico juga masih memiliki kebutuhan untuk memastikan tempatnya di tiga besar klasemen, agar lolos langsung ke babak fase grup Liga Champions musim depan. Keunggulan empat poin dari pesaing terdekatnya, Valencia, masih bisa dikejar dalam sepasang partai sisa.

Namun situasi terkini kurang mendukung Atletico untuk menggapai kemenangan. Dalam dua partai terakhir, tim asuhan Diego Simeone ini gagal menang dengan hanya beroleh hasil seri. Sementara itu situasi mereka di lini belakang juga sedang rentan, karena masih ditinggal sang bek tajam, Diego Godin, karena cedera.

Bagi Barcelona sendiri, seperti dipaparkan sebelumnya, kemenangan akan jadi awal mula kembalinya kejayaan Tim Catalan musim ini. Gelar La Liga bakal jadi penyulut Lionel Messi cs untuk merengkuh treble winners, dengan juga memenangi Copa del Rey dan Liga Champions, yang mana mereka sudah mencapai babak final.

Kemenangan atas Atletico di Calderon pun akan jadi balas dendam sempurna bagi Barca. Mereka tentu masih sakit hati bagaimana sang lawan dengan nikmatnya berpesta di Camp Nou musim lalu, untuk merayakan gelar La Liga, setelah sukses meraih hasil imbang.

Pelatih Barca, Luis Enrique, lantas menegaskan jika duel menghadapi Atletico dini hari nanti akan jadi partai penentuan bagi timnya. “Pertandingan besok akan sulit untuk kami, karena lawan yang kami hadapi amat berat. Ini akan jadi pertandingan yang indah bagi kami, karena kami bisa memastikan raihan gelar juara. Saya memperkirakan pertandingan akan berjalan kompetitif dan menarik. Kami harus bermain tanpa membuat kesalahan sedikit pun,” paparnya.

Segala situasinya mendukung dengan rentetan hasil gemilang Los Cules di La Liga, yang selalu menang di lima partai terakhir. Mereka juga tengah berada dalam belenggu euforia kelolosan ke final Liga Champions, yang diraih tengah pekan lalu di Fussball Arena.

Sedikit masalah hadir dengan absennya sang striker anyar andalan, Luis Suarez, yang mengalami cedera hamstring saat hadapi Bayern Munich. Posisinya akan digantikan oleh Pedro Rodriguez, yang meski tak lebih tajam, tapi memiliki kualitas yang tak jauh beda dengan El Pistolero.

Dengan begitu, angin kemenangan tampak tak berubah dari arah Azulgrana, yang sekaligus bakal memastikan gelar juara La Liga kali ke-23 mereka.

Posted on

La Liga Spanyol Batal Mogok

La Liga Spanyol Batal Mogok

Lionel Messi Rayo Vallecano Barcelona La Liga Matchday 26

La Liga Spanyol Batal Mogok

Dua pertandingan terakhir La Liga musim ini akan tetap berjalan normal usai keputusan dari Pengadilan Tinggi Spanyol.

Ancaman mogok para pemain yang mengancam kekisruhan di akhir musim La Liga Spanyol akhirnya ditangguhkan.

Pengadilan Tinggi Spanyol memutuskan aksi tersebut adalah ilegal, sehingga dua pertandingan sisa La Liga, dan juga pertandingan final Copa del Rey, akan tetap dilangsungkan.

Aksi pemogokan tersebut dikeluarkan pertama kali oleh federasi sepakbola Spanyol (RFEF) terkait dengan perubahan distribusi hak siar yang diumumkan oleh pemerintah.

Seperti yang diketahui, pemerintah Spanyol ingin melihat distribusi hak siar lebih merata ke semua klub, sehingga menutup kemungkinan Real Madrid dan Barcelona untuk melakukan negosiasi kontrak secara pribadi terkait hak siar liga mereka.

Meski keputusan tersebut banyak dipuji, namun Asosiasi pemain setempat (AFE) turut menentang keputusan tersebut, sehingga mereka mengancam untuk melakukan aksi mogok.

Duel penentu gelar antara Bacelona dan Atletico Madrid, yang sedianya digelar pada Minggu (17/5), tidak jadi tertunda. Untuk mencari pengganti jadwal jelas sulit mengingat final Liga Champions akan bergulir pada 6 Juni dan langsung dilanjutkan dengan pagelaran Copa America 2015.

Dengan batalnya pemogokan, maka Barcelona berpeluang untuk mengunci gelar juara akhir pekan ini dengan kemenangan atas Atletico Madrid.

Posted on

Rotasi Luis Enrique Bikin Barcelona Di Atas Angin

Rotasi Luis Enrique Bikin Barcelona Di Atas Angin

Rotasi Luis Enrique Bikin Barcelona Di Atas Angin

Rotasi Luis Enrique Bikin Barcelona Di Atas Angin

Sementara Bayern Munich terimbas krisis cedera, skuat Barcelona tetap utuh dan segar berkat sistem rotasi yang diterapkan sang entrenador.

Bulan Januari menjadi titik balik untuk Barcelona pimpinan Luis Enrique. Sang pelatih asal Asturia mengambil sikap untuk tidak pernah lagi meninggalkan Lionel Messi di bangku cadangan pascakekalahan di markas Real Sociedad, sementara timnya mulai memperlihatkan rentetan performa paling menjanjikan musim ini.

Tetapi Januari juga signifikan untuk Enrique karena ia akhirnya menurunkan susunan tim yang sama dua kali. Selama 29 laga pertama musim, Enrique menampilkan 29 line-up berbeda, sebelum memilih starting XI yang sama secara beruntun dalam kemenangan melawan Atletico Madrid dan Deportivo La Coruna.Luis

Banyak keputusan sang bos sebelumnya membuat murka fans dan membingungkan para pemainnya sendiri. Messi tak senang mengawali laga di bench menghadapi Sociedad, sementara keputusannya untuk menepikan Luis Suarez dan Neymar nyaris berakibat fatal kala melawat ke Almeria pada November, sebelum kedua striker membalikkan keadaan di babak kedua untuk membungkus kemenangan 2-1.

“Pemain bukan mesin,” ujar Enrique usai kemenangan minimalis 1-0 di kandang sendiri kontra APOEL di fase grup Liga Champions pada September. “Mereka harus fit. Tapi kami harus berkembang.”

Saat Januari tiba, tekanan mulai menggunung. Barca sering memetik kemenangan, tapi tertinggal di belakang Real Madrid di La Liga, sedangkan perubahan taktik dan rotasi konstan dari sang pelatih membuat pers, pemain, dan suporter semuanya kehilangan keyakinan pada pria 44 tahun tersebut.

Namun empat bulan berselang, Barca asuhan Enrique berada di posisi mantap: di puncak La Liga dengan tiga laga tersisa, akan menghadapi Athletic Bilbao di final Copa del Rey pada akhir Mei, dan tengah bersiap untuk bertanding melawan Bayern Munich di babak empat besar Liga Champions minggu ini. Ini adalah skenario impian untuk mantan gelandang internasional Spanyol itu.

Semula dianggap sebagai bagian dari permasalahan saat Barca kesulitan untuk padu pada periode musim gugur dan musim dingin, rotasi Enrique kini terbukti telah membantu Barca menghindari cedera dan menjaga para pemain tetap segar untuk sebagian besar partai penting musim ini.

“Ia sempat menerima kritik karena kebijakan rotasinya,” kata Javier Mascherano setelah Barca melipat Cordoba 8-0 pada Sabtu (2/5) lalu. “Tetapi untuk bisa tiba di akhir musim dengan grup tetap utuh dan 23 pemain semuanya tersedia (red.: Jeremy Mathieu dinyatakan mengalami cedera tendon Achilles kemarin) adalah berkat sang pelatih. Orang-orang harus menyadari itu.”

Mascherano benar: Barca dalam kondisi prima jika dibandingkan dengan rival-rival mereka. Madrid telah kehilangan sejumlah bintang utama – di antaranya Luka Modric, James Rodriguez, Gareth Bale, dan Karim Benzema – dalam beberapa minggu dan bulan terakhir.

Sedangkan Bayern, lawan di semi-final Liga Champions nanti malam, dirundung oleh krisis cedera yang disebut pelatih Pep Guardiola sebagai yang terburuk yang pernah dilihatnya, dengan nama-nama seperti Arjen Robben, David Alaba, dan Franck Ribery menghiasi daftar absensi. Bertolak belakang dengan Barca yang sukses menjauhkan para pemain dari ruang perawatan berkat kebijakan pintar dari Enrique untuk memberikan waktu istirahat dan pemulihan kepada skuatnya.

Messi tentunya menjadi pengecualian. Seperti Cristiano Ronaldo di Real, bintang Argentina itu ingin terlibat dalam setiap pertandingan dan kebugarannya yang istimewa membuatnya dapat melakukan itu. Enrique juga memahami bahwa mengistirahatkan Messi tersebut hanya akan berujung pada liputan negatif oleh pers dan kemungkinan kisruh dalam relasinya dengan si pemain.

Namun di samping Leo, semua pemain lainnya menerima bahwa mereka pada sewaktu-waktu akan berada di bangku cadangan pada kampanye 2014/15 ini – dan mereka telah diberitahu bahwa itu adalah demi kebaikan mereka sendiri.

Neymar meluapkan amarah saat ditarik keluar oleh Enrique dalam hasil imbang 2-2 dengan tuan rumah Sevilla belum lama ini, tapi striker Brasil itu pantas merasa frustrasi: ia pemain terbaik Barca dalam laga tersebut dan setelah ia digantikan Sevilla mampu mencetak gol penyeimbang pada pengujung laga.

Itu membuktikan Enrique tidak sempurna, tapi memang tak ada pelatih yang sempurna, dan Barca patut berterima kasih kepada pelatih mereka yang berani untuk tetap bertahan dengan kebijakan rotasinya karena itu telah menjaga para pemainnya tetap fresh dan bebas dari cedera memasuki akhir 2014/15. – dan itu bisa menjadi pembeda antara kesuksesan dan kegagalan dalam perebutan titel.