Posted on

Hasil Undian Babak 32 Besar Liga Europa

BURSA TARUHAN JUDI BOLA ONLINE TERBESAR UEFA telah melakukan pengundian babak 32 besar Liga Europa 2015-2016 di Nyon, Swiss, Senin (14/12/2015). Kendati tidak dihadiri oleh presiden UEFA, Michael Platini, acara tetap berlangsung meriah dengan dihadiri oleh seluruh perwakilan klub yang ikut serta.

Hasilnya, sejumlah tim besar saling bertemu pada fase ini. Salah satunya adalah pertemuan antara dua mantan juara Liga Champions, Borussia Dortmund dan FC Porto. Ada pula perjumpaan antara Fiorentina dan Tottenham Hotspur.

Manchester United yang terlempar dari Liga Champions, mendapatkan lawan yang relatif muda, yaitu Midtjylland. Capaian tertinggi dari wakil asal Denmark itu hanyalah perempat final Piala UEFA (kini Liga Europa).

Sementara itu, Liverpool akan berjumpa dengan Augsburg wakil Bundesliga. Jagoan Serie A, Napoli akan bersua dengan tim yang baru saja mengalahkan Real Madrid di La Liga, Villareal.

Juara bertahan Sevilla akan berjumpa dengan klub asal Norwegia, Molde. Molde merupakan klub yang dilatih oleh legenda Manchester United, Olle Gunnar Solksjaer.

Undian ini juga menutup kemungkinan pertemuan antara dua tim dari negara yang sama. Komite Eksekutif UEFA juga memutuskan, wakil Rusia dan Ukraina tak boleh bertemu.

Berikut ini adalah hasil undian babak 32 besar Liga Europa:

Valencia Vs Rapid Wien
Fiorentina Vs Tottenham Hotspur
Borussia Dortmund Vs FC Porto
Fenerbahce Vs Lokomotiv Moskva
Anderlecht Vs Olympiacos
Midtjylland Vs Manchester United
Augsburg Vs Liverpool
Sparta Praha Vs Krasnodar
Galatasaray Vs Lazio
Sion Vs Braga
Shakhtar Donetsk Vs Schalke 04
Olympique Marseille Vs Athletic Bilbao
Sevilla Vs Molde
Sporting CP Vs Bayer Leverkusen
Villarreal Vs Napoli
Saint-Etienne Vs Basel

Posted on

Diego Maradona Minta Maaf Pada Maurizzio Sarri

Diego Maradona Minta Maaf Pada Maurizzio Sarri

 

Diego Maradona Minta Maaf Pada Maurizzio Sarri

 

Legenda Sepakbola, Diego Maradona, pernah mengatakan jika eks klubnya, Napoli, tidak akan bisa meraih prestasi di bawah asuhan pelatih Maurizio Sarri. Namun, setelah kerja keras dari Maurizzio Sarri mulai memperlihatkan keberhasilan, Diego Maradona pun meminta maaf kepada pelatih tersebut.

Keraguan dari Maradona pada Sarri sendiri muncul pada saat ajang Serie A musim ini baru berjalan tiga pekan. Saat itu, Napoli belum sekali pun meraih kemenangan dan harus menelan kekalahan dari Sassuolo pada pertandingan pembuka.

“Saya mempunyai rasa hormat yang besar pada Maurizzio Sarri, tetapi dengan posisinya sekarang sebagai pelatih, kita tidak akan bisa mempunyai Napoli yang menjadi juara,” ujar Maradona pada saat itu.

Maurizzio Sarri sendiri berhasil menjawab keraguan dari Maradona itu melalui hasil – hasil di atas lapangan. Dalam 13 pertandingan berikutnya di semua kompetisi, Napoli berhasil meraih kemenangan 11 kali dan seri dua kali.

Napoli kini tercatat menempati posisi keempat di papan klasemen sementara Serie A dengan total perolehan 25 poin, terpaut dua poin dari Fiorentina yang saat ini memimpin klasemen. Di arena Liga Europa, Partenopei sekarang memuncaki klasemen grupnya setelah meraih empat kemenangan beruntun.

Diego Maradona pun mengaku bahwa dirinya sudah salah menilai Sarri. Legenda Napoli dan timnas Argentina itu pun meminta maaf.

“Saya sudah salah soal Sarri dan saya meminta maaf,” ucap Maradona kepada Corriere del Mezzogiorno.

Posted on

Benitez ke Madrid Menguat

Benitez ke Madrid Menguat

Benitez ke Madrid MenguatTanda-tanda yang telah menunjukkan Rafael Benitez akan segara merapat ke Real Madrid menguat setelah Pepe memuji mantan pelatih Liverpool tersebut. Sebagai tambahan, Rafael Benitez akan segera mengakhiri petualangannya bersama Napoli setelah Liga Serie A Italia pada musim ini berakhir.

Pada Rabu 27 Mei 2015, Rafaael Benitez telah mengumumkan dirinya tidak akan memperpanjang kontrak bersama dengan Napoli dan akan dibebastugaskan mulai 31 Juni 2015. Sedangkan Real Madrid sangat dipercaya akan mendatangkan Rafa yang merupakan sapaan akrab Rafael Benitez sebagai pelatih yang baru di musim depan.

Pepe sangat yakin bahwa Rafael Benitez adalah sosok yang sangat tepat sebagai suksesor penggantu pelatih Carlo Ancelotti. Namun tidak adil mengklaim pembesut berkebangsaan Spanyol tersebut sudah pasti akan mendarat di Santiago Bernabeu yang merupakan markas besar Real Madrid.

“Rafael Benitez adalah pelatih hebat yang telah menghasilkan kerja yang sangat bagus di mana pun dia berada, terutama Liverpool. Tapi saat ini masih menjadi rumor di media. Kami akan segera melihat apa yang akan terjadi di beberapa hari ke depan,” kata Pepe seperti yang telah dikutip Goal pada Sabtu (30/5/2015).

Pepe juga agak sedikit kecewa dengan pemecatan Carlo Ancelotti yang telah dinilai manajemen klub gagal total di musim 2014-2015. Dia berharap Don Carletto yang merupakan sapaan akrab Carlo Ancelotti selalu meraih kesuksesan.

“Carlo Ancelotti memiliki rasa cinta pada kami. Kepergiannya membuat kami sangat sedih karena dia adalah pelatih yang sangat baik. Tetapi, kami harus melanjutkan hidup dan berharap di istirahat dengan baik,” pangkasnya.