Posted on

Jose Mourinho Sindir Jurgen Klopp

Jose Mourinho Sindir Jurgen Klopp

 

Jose Mourinho Sindir Jurgen Klopp

 

Chelsea dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke markas dari Stoke City dalam lanjutan ajang Premier League yang akan dilangsungkan pada Minggu, 8 November 2015. Pelatih Chelsea sendiri, Jose Mourinho, dikabarkan saat ini sedang melakukan persiapan matang karena dirinya tidak akan bisa menemani anak asuhnya bertanding berkaitan dengan larangan memasuki stadion dari Football Association (FA). Larangan tersebut sendiri harus diterima oleh Jose Mourinho karena dirinya terbukti bersalah menghina wasit saat Chelsea dikalahkan oleh Southampton.

Menjelang laga pekan ke – 12 tersebut, Jose Mourinho menyempatkan dirinya untuk melakukan konferensi pers dan membahas mengenai hukuman yang harus diterima olehnya. Ia mengaku akan berusaha lebih berhati – hati dalam memberikan komentar seusai pertandingan.

Eks pelatih Real Madrid tersebut juga tercatat sempat menyindir pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Menurut Jose Mourinho, kelakuan Jurgen Klopp sangatlah unik dikarenakan sering melakukan lompatan di pinggir lapangan. Kebiasaan tersebut membuat Jose Mourinho teringat dengan salah satu legenda basket NBA, Michael Jordan.

“Saya menjalani pertandingan beberapa hari yang lalu dan pada saat itu saya berdiri dengan tenang selama 90 menit di pinggir lapangan,” ujar Jose Mourinho seperti diberitakan oleh Goal, Sabtu (7/11/2015).

“Sementara di lain tempat, pelatih dari  tim lawan melakukan beberapa lompatan yang menurut saya seperti Michael Jordan,” tutup pelatih yang pernah membawa Porto meraih gelar juara Champions League tersebut.

Posted on

Jose Mourinho Didenda FA

Jose Mourinho Didenda FA

 

Jose Mourinho Didenda FA

 

Pelatih dari klub Chelsea, Jose Mourinho harus menerima sanksi dari FA. Federasi Sepakbola Inggris (FA) sendiri memutuskan untuk memberikan sanksi denda kepada Jose Mourinho dikarenakan pernyataan Mourinho kepada wasit yang memimpin pertandingan antara Chelsea melawan Southampton. Denda yang harus dibayar oleh pelatih Chelsea tersebut adalah sebesar 50 ribu poundsterling atau sekitar Rp.1 miliar.

Pada pertandingan tersebut Chelsea harus menelan kekalahan dengan skor akhir 1 – 3 dari Southampton yang berlangsung pada 3 Oktober 2015 lalu. Pada pertandingan tersebut, Mourinho menyalahkan wasit yang tidak memberikan timnya penalti dan Mourinho juga menilai wasit terlalu takut jika menguntungkan Chelsea yang menjadi tuan rumah pada pertandingan tersebut.

Selain diharuskan membayar denda sebesar Rp.1 miliar, pelatih berusia 52 tahun tersebut juga dikenai sanksi tambahan yaitu tidak boleh memimpin satu pertandingan dari Chelsea. Kekalahan Chelsea dari Southampton tersebut juga tercatat merupakan kekalahan ke empat mereka dari 8 pertandingan pembuka ajang Premier League musim ini.

Saat ini, Chelsea sendiri tercatat menduduki posisi ke 16 klasemen sementara Premiere League dan ketinggalan hingga 10 poin dari Manchester City serta hanya berbeda 4 poin dari Zona Degradasi.

“Tuan Jose Mourinho berpotensi untuk mendapatkan sanksi tambahan dikarenakan adanya indikasi melanggar peraturan FA nomor E3,” tulis FA seperti yang dilansir oleh Sportsmole pada Kamis (15/10/2015).

Di lain tempat, juru bicara Chelsea sendiri mengatakan kepada BBC Sport bahwa mereka masih menunggu putusan akhir dibacakan oleh pihak FA sebelum bisa memberikan komentar lebih lanjut.

Posted on

Pelatih Liverpool yang Selanjutnya

Pelatih Liverpool yang Selanjutnya

Pelatih Liverpool yang SelanjutnyaHasil imbang pada saat melawan Everton membuat Liverpool putuskan untuk memecat pelatih Brandon Rodgers. Brendan Rodgers mengalami masa-masa buruk bersama Liverpool setelah dalam sembilan pertandingan terakhir hanya mampu memberikan hanya dua kemenangan saja.

“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada pelatih Brendan Rodgers atas kontribusi yang telah dia buat untuk klub dan kami sangat mengapresiasi atas kerja keras dan komitmen pelatih Brendan Rodger,” ujar Mike Gordon seperti yang telah diberitakan dari situs resmi Liverpool pada Minggu (5/10/2015) dini hari WIB.

“Walaupun ini merupakan keputusan yang sangat sulit, kami percaya bahwa ini adalah keputusan yang sangat tepat demi prestasi Liverpool di lapangan. Ambisi akan kemenangan adalah keinginan kami bersama Liverpool dan kami sangat percaya bahwa kesempatan ini adalah cara untuk kami mencapai itu,” yang telah ditulis dari Fenway Sports Group seperti yang telah diberitakan dari Goal pada Senin (5/10/2015).

Kabar mengenai pengganti Brendan Rodgers memang sudah beredar dalam beberapa minggu kebelakang ini. Seperti yang telah diberitakan dari Goal, terdapat lima kandidat yang mungkin menjadi pelatih baru The Reds yang merupakan julukan Liverpool.

Pelatih yang paling sering dibicarakan menjadi pelatih Liverpool selanjutnya adalah Jurgen Klopp. Jurgen Klopp pria yang telah berusia 48 tahun itu sendiri pada saat ini memang sedang tidak melatih klub manapun setelah memutuskan berhenti untuk melatih Borussia Dortmund.

Carlo Ancelotti menjadi kandidat favorit kedua untuk menjadi pelatih Liverpool. Prestasi Don Carlo yang merupakan julukan Carlo Ancelotti  sudah tidak diragukan lagi. Dia telah membawa Real Madrid dan AC Milan untuk menjuarai Liga Champions serta dia juga sempat mengkombinasikan Piala FA dengan trofi English Premier League pada saat melatih Chelsea.

Selain dua nama besar itu terdapat tiga nama lain yang dianggap sangat mampu menggantikan pelatih Brendan Rodgers. Ketiga nama itu adalah Jurgen Klinsmann, Walter Mazzari, dan pelatih Southampton yaitu Ronald Koeman.

Posted on

Koeman Telah Menimbulkan Keraguan

Koeman Telah Menimbulkan Keraguan

Koeman Telah Menimbulkan Keraguan

Bos Southampton mengatakan pemain sayap tidak akan bermain setiap minggu dan mencatat kesulitan pemain Belanda memiliki dalam membuat langkah dari Eredivise ke Premier League Ronald Koeman telah menimbulkan keraguan atas kemampuan Memphis Depay untuk beradaptasi dengan Liga Premier di pertama musim dengan Manchester United.

Pemain sayap menyelesaikan kepindahannya dari PSV ke Old Trafford pekan lalu dengan biaya sebesar € 31.000.000 sebagai Louis van Gaal mulai menyusun sisi untuk memperbaiki lalu finish urutan keempat mereka di 2014-15.

Mark van Bommel mengatakan Goal yang Depay, yang mencetak 22 gol musim lalu, harus menyesuaikan diri dengan cepat untuk sepakbola Inggris dan sekarang manajer Southampton telah ditayangkan keraguan sendiri.

“Saya pikir mereka membayar banyak uang,” kata Koeman wartawan. “Karena itu Inggris, di mana mereka sudah menghabiskan € 280m pada pemain seperti Angel Di Maria, seperti tokoh besar diletakkan dalam perspektif.

“Jika Anda membayar jutaan untuk Di Maria yang hampir tidak memainkan, jika Anda membayar uang upah dan biaya sewa Radamel Falcao yang pernah bermain, dari € 31m tidak banyak uang untuk mereka.

“Dia tidak akan bermain setiap pertandingan. Saya telah belajar, sementara aku di sini di Inggris, bahwa pemain Belanda tidak dapat membuat melompat ke puncak klasemen Liga Premier dengan mudah. ​​Dan pemain muda tidak bisa bermain 38 game pula.

“Dan saya melihat kurangnya lain yang berkualitas dengan anak-anak Belanda, yang saya juga telah memperhatikan dengan bintang-bintang muda lainnya di Liga Premier: mereka tidak berkomunikasi Mereka berperilaku seperti individu Terjebak untuk smartphone mereka!..”

Meskipun kekhawatiran nya, Koeman mengungkapkan ia berusaha untuk menandatangani Depay untuk Southampton musim panas lalu dan merasa hubungan pemain dengan mantan bos Belanda Van Gaal akan membantu dia untuk menetap.

Dia menambahkan: “Adikku Erwin memiliki agen yang sama, kami mencoba untuk membawanya ke Southampton tapi ia ingin tinggal selama satu tahun lagi di PSV.

“Ketika Inggris masuk baginya musim panas ini, kita tahu di Saints bahwa kita tidak punya kesempatan. Ketika mereka datang, kami tidak memiliki kesempatan.

Dia menambahkan: “Saya pikir, dengan Louis van Gaal, dia mendapat pelatih yang dia tahu Itu membuat lebih mudah untuk menyelesaikan..”