Posted on

Peran Baru Ramos di Real Madrid

Peran Baru Ramos di Real Madrid

Peran Baru Ramos di Real MadridSergio Ramos terkenal sebagai salah satu pemain bertahan terbaik yang ada di dunia. Kualitasnya sebagai pemain bertahan tidak perlu diragukan lagi. Pemain berusia 29 tahun tersebut bahkan sudah banyak membawa pulang penghargaan dari berbagai kategori.

Namun Sergio Ramos pada musim ini beberapa kali diganti posisinya oleh sang entrenador Carlo Ancelotti termasuk pada saat pertandingan melawan Sevilla pada Minggu (3/5/2015) dini hari WIB. Don Carlo memberikan peran baru untuk Sergio Ramos sebagai pemain tengah bersama Isco, James Rodriguez, dan Toni Kroos.

“Saya mendedikasikan diri saya untuk menjalankan perintah dari sang pelatih dan memberikan yang terbaik,” ungkap pemain yang memiliki banyak tato tersebut saat di lansir Football Espana, Minggu (3/5/2015).

Pemain Team nasional Spanyol tersebut mengatakan bahwa dirinya begitu menikmati peran barunya sebagai pemain tengah. Dirinya menegaskan tidak penting posisi apa yang dimainkan yang terpenting adalah bagaimana dia belajar dari hal-hal baru.

“Saya perlahan mengetahui bahwa bermain di posisi central midfielder jauh lebih nyaman. Untuk saya yang terpenting adalah untuk memberikan saya contoh dan belajar dari hal tersebut. Saya tidak peduli posisi apa saj yang saya mainkan,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, Real Madrid berhasil memenangkan pertandingan melawan Sevilla dengan skor 3-2. Tiga gol Real Madrid dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit 36, 37, dan 68. Hasil tersebut membuat El Real terus mengejar Barcelona yang berada di puncak klasmen sementara La Liga Spanyol.

Posted on

Juventus Tanpa Pogba

Juventus Tanpa Pogba

Juventus Tanpa PogbaJuventus dipastikan akan belum dapat memainkan gelandang andalannya yaitu Paul Pogba. Walau masa penyembuhannya berjalan dengan lancar, Paul Pogba baru akan berlatih pada pertengahan pekan ini.

Bianconeri akan menjamu Real Madrid di pertandingan semifinal putaran I yang digelar di markas besarnya sendiri yaitu Juventus Stadium pada Rabu (6/5/2015) dinihari WIB. Terakhir kali kedua team berjumpa di fase grup musim lalu dengan hasil Juventus dapat mengimbangi Real Madrid dengan skor 2-2 di Turin tetapi saat bertandang di Santiago Bernabeu menerima kekalahan dengan skor akhir 2-1.

Paul Pogba yang berusia 22 tahun sudah absen sejak pertengahan Maret lemarin dikarenakan mengalami cedera otot paha di pertandingan babak 16 Besar saat melawan Borussia Dortmund. Pemain Prancis itu baru akan kembali latihan penuh sehari setelah pertandingan.

“Pemindaian MRI yang dilakukan Paul Pogba pada siang hari ini mengungkapkan bahwa si pemain sudah membuat kemajuan lebih jauh dalam proses pemulihan dari cedera otot paha yang di alaminya,” urai keterangan resmi Juventus yang dikutip oleh Sky Sports.

“Pemain akan menjalani sebuah proses pemulihan yang harus disesuaikan sebelum berpotensi kembali latihan penuh dengan team nya pada hari Rabu ini.”

Di musim ini, Paul Pogba telah menyumbangkan sembilan gol di seluruh kompetisi untuk Juventus. Termasuk gol kemenangan atas Olympiakos di babak fase grup Liga Champions.

Posted on

Bayern Munchen Belajar dari Kekalahan

Bayern Munchen Belajar dari Kekalahanmunchen

Kapten Bayern Munchen yaitu Phillip Lahm belajar banyak dari kekalahan teamnya di partai semifinal DFB Pokal pada Rabu 29 April 2015 saat bertanding melawan Borussia Dortmund. Kekalahan ini menjadi pembelajaran untuk menghadapi partai krusial di semifinal Liga Champions kontra Barcelona pada Kamis, 7 Mei 2015.

Team asuhan Josep Guardiola itu harus menanggung malu dalam pertandingan yang diadakan di markas besarnya sendiri yaitu Allianz Arena. Lantaran hasil imbang yang didapatkan team di waktu normal hingga perpanjang waktu membawa mereka sampai ke eksekusi penalti, sayang Die Bayern tidak bisa memanfaatkan empat tendangan penalti yang diberikan.

Team asuhan Luis Enrique juga menjadi penantang berat bagi Die Bayern dengan penampilan mereka yang kian matang dan status sebagai kandidat juara di turnamen La Liga. Trofi Liga Champions menjadi tujuan utama Bayern Munich usai gagal meraih gelar treble winner setelah keluar dari DFB Pokal.

“Tujuan besar kami adalah berada di final (DFB Pokal) saya kami tidak mengatur hal itu dengan baik, maka kami harus memperbaiki hal itu,” kata Phillip Lahm dikutip Soccerway, Kamis (30/4/2015).

“Kami akan memperbaiki hal itu dalam beberapa hari ke depan, untuk kemudian menghadapi pertandingan besar saat melawan Barcelona,” terangnya.

Sebelum menghadapi Azulgrana, Die Roten akan ditantang Bayern Leverkusen terlebih dahulu dalam lanjutan Bundesliga pada Sabtu 2 Mei 2015.

Posted on

Robben dan Lewandowski Absen

Robben dan Lewandowski Absen

Robben dan Lewandowski AbsenBayern Munchen medapatkan kabar tidak menyenangkan jelang partai melawan Barcelona di putaran pertama semifinal Liga Champions, 7 Mei 2015. Arjen Robben dan Robert Lewandowski tengah dibekap cedera.

Mimpi buruk Bayern Munchen belum berakhir yang takluk lewat drama adu penalti kontra Borussia Dortmund di semifinal DFB Pokal. Sebab, pada laga itu Arjen Robben serta Robert Lewandowski mengalami cedera dan terpaksa mengakhiri pertandingan secara prematur.

Baru kembali dari cedera, Arjen Robben hanya bisa bertahan selama 16 menit di lapangan sebelum mengalami cedera betis. Dia dipastikan absen hingga akhir musim. Sedangkan Robert Lewandowski, rahang dan hidungnya patah.

Meski begitu, Robert Lewandowski masih berharap bisa tampil membela Bayern Munchen di Liga Champions dan fit saat melawan Barcelona. Ditinggal dua pemain penting, gelandang Xabi Alonso menilai Blaugrana sedikit berada di atas angin.

“Tanpa Robert Lewandowski dan Arjen Robben, Barcelona lebih difavoritkan. Tidak apa-apa berkata seperti itu, Anda hanya harus membuktikannya di lapangan,” ucap Xabi Alonso kepada Marca, Kamis (30/4/2015).

Menurut Xabi Alonso, kekalahan menyakitkan atas Borussia Dortmund membuat mental Bayern Munchen jatuh. Dia enggan memikirkan hal itu lebih jauh.

“Itu adalah sepakbola dan hal-hal seperti ini biasa terjadi. Kami ingin mencapai final dan kami bertemu rival yang besar,” jelasnya.

Posted on

James Rodriguez Dipuji

James Rodriguez Dipuji

James Rodriguez DipujiPerforma memikat yang ditunjukkan oleh bintang Real Madrid yaitu James Rodriguez, rupanya menarik perhatian pelatihnya saat ini, Carlo Ancelotti. Pelatih asal Italia memuji setinggi langit pemain asal Kolombia tersebut dengan mengatakan kemampuannya telah mengejutkan banyak pihak.

Sejatinya sangat wajar jika Don Carlo –sapaan akrab Ancelotti- memuji top skor Piala Dunia 2014 itu. Bisa dilihat dari catatan gol maupun assist yang ditorehkan pemain berusia 24 tahun tersebut bersama Los Merengues musim ini.

James Rodriguez mampu mencetak 11 gol dan 10 assist dari 24 penampilan bersama Real Madrid di La Liga BBVA musim ini. Sebelumnya, tidak pernah ada gelandang Real Madrid yang mampu mencetak di atas 10 gol dalam satu musim kompetisi La Liga BBVA. Terakhir, Guti Hernandez yang mampu melakukannya pada musim 2000-2001 dengan torehan 15 gol.

“James (Rodriguez) telah mengejutkan banyak orang, dia memiliki musim yang teramat bagus. Saya senang karena ia telah membantu team dan yang pasti ia merupakan tipe orang yang rendah hati,” jelas Carlo Ancelotti seperti mengutip Goal, Rabu (29/4/2015).

Selain itu, Carlo Ancelotti juga membeberkan mengapa James Rodriguez bisa langsung bersinar di musim pertamanya berkiprah di Santiago Bernabeu. Menurutnya, istri dari Daniela Ospina itu memiliki karakter yang dibutuhkan guna meraih kesuksesan di team sebesar Real Madrid.

“James Rodriguez memiliki karakter yang luar biasa. Jika ingin sukses, seorang pemain mesti beradaptasi dengan cepat, terutama bagi pemain muda. Mereka harus terbiasa dengan tekanan yang datang ketika membela team sebesar Real Madrid,” urainya.